Rabu, 26 Maret 2014

HIPO (Hierarchy Input Process Output)


Diagram HIPO (Hierarchy plus Input-Process-Output) Menurut Jogiyanto (2005:787) ”HIPO (Hierarchy plus Input-Process-Output) merupakan metodologi yang dikembangkan dan didukung oleh IBM. Tetapi saat ini HIPO juga banyak digunakan sebagai alat disain dan teknik dokumentasi dalam siklus pengembangan sistem”.
            HIPO (Hierarchy plus Input-Process-Output) Merupakan alat dokumentasi program yang dikembangkan dan didukung olehIBM. Tetapi kini HIPO juga telah digunakan sebagai alat bantu untuk merancangdan mendokumentasikan siklus pengembangan sistem
HIPO dapat digunakan sebagai alat pengembangan sistem dan teknik dokumentasi program. Penggunaan HIPO ini mempunyai sasaran utama sebagai berikut:
1.        Untuk menyediakan suatu struktur guna memahami fungsi-fungsi dari program.
2.        Untuk lebih menekankan fungsi-fungsi yang harus diselesaikan oleh program, bukannya menunjukkan statemen-statemen program yang digunakan untuk melaksanakan fungsi tersebut.
3.        Untuk menyediakan penjelasan yang jelas dari input yang harus digunakan dan output yang harus dihasilkan oleh masing-masing fungsi pada tiap-tiap tingkatan dari diagram-diagram HIPO.
4.        Untuk menyediakan output yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan-kebutuhan pemakai.
Variasi dari Diagram HIPO
1.     VTOC dari paket HIPO disebut juga dengan hierarchy diagram atau hierarchy chart.
2.     Overview diagram dan detail diagram dari paket HIPO sering disebut sebagai IPO
3.     hierarchy chart 􀃆 sebagai pengganti dapat pula digunakan bagan terstruktur (structure chart) utk menggambarkan fungsi-fungsi dari sistem secara berjenjang
4.     Input dan Output utk diagram IPO dapat dilihat dari bagan terstrukturnya dan Proses di diagram IPO dapat digambarkan dengan menggunakan structuredenglish atau pseudocode
Hierarchy Input Process Output Diagram (HIPO)



A.    SASARAN HIPO
             HIPO telah dirancang dan dikembangkan secara khusus untuk menggambarkansuatu struktur bertingkat guna memahami fungsi-fungsi dari modul-modul suatusistem, dan HIPO juga dirancang untuk menggambarkan modul-modul yangharus diselesaikan oleh pemrogram. HIPO tidak dipakai untuk menunjukkaninstruksi-instruksi program yang akan digunakan, disamping itu HIPOmenyediakan penjelasan yang lengkap dari input yang akan digunakan, prosesyang akan dilakukan serta output yang diinginkan.

B.     DIAGRAM HIPO
HIPO menggunakan tiga macam diagram untuk masing-masing tingkatannya,yaitu sebagai berikut :
1. isual table of contents
Diagram ini menggambarkan hubungan dari modul-modul dalam suatusistem secara berjenjang
2. Overview Diagrams
Overview diagrams digunakan untuk menunjukan secara garis besar hubungan dari input, proses dan output, dimana bagian input menunjukkan item—item data yang akan digunakan oleh bagian proses berisi langkah-langkah yang menggambarkan kerja dari fungsi atau modul dan bagian output berisi hasil pemrosesan data.
3. Detail Diagram
Detail Diagram berisi elemen-elemen dasar dari paket yang menggambarkan secara rinci kerja dari fungsi atau modul.
C.      TUJUAN
          HIPO (Hierarchy Plus Input-Proses-Output) teknik adalah alat untuk
perencanaan  atau mendokumentasikan program komputer. Sebuah model HIPO terdiri
dari bagan hirarki yang secara grafis mewakili kontrol program
struktur dan satu set IPO (Input-Proses-Output) grafik yang menggambarkan
masukan, keluaran dari, dan fungsi (atau proses) yang dilakukan oleh
setiap modul pada grafik hirarki.

D.      KEKUATAN, KELEMAHAN dan KETERBATASAN
          Menggunakan teknik HIPO, desainer dapat mengevaluasi dan memperbaikiprogram
desain, dan kekurangan yang benar sebelum pelaksanaan. Mengingat sifat grafis
dari HIPO, pengguna dan manajer dengan mudah dapat mengikuti strukturprogram.
bagan hirarki berfungsi sebagai perencanaan yang berguna dan dokumenvisualisasi untuk
mengelola proses pengembangan program.Grafik IPO menentukan untuk programmer setiap modul input, output, dan algoritma. Secara teori, HIPO menyediakan berharga jangka panjang dokumentasi. 
          Namun teks"ditambah flowchart" sifat grafik IPO membuat mereka sulit untuk mempertahankan, jadi dokumentasi sering tidak mewakili keadaan saat
program. Pada dasarnya, teknik HIPO baik digunakan untuk merencanakan atau dokumen
program terstruktur secara hierarkis
E.       MASUKAN dan IDE-IDE TERKAIT
Selama tahap analisis siklus hidup sistem analis menciptakan logis model menggunakan alat-alat seperti diagram aliran data  dan diagram relasi entitas . Mengingat model model sebagai dasar, yang Analis kemudian mengidentifikasi beberapa alternatif pemecahan selama tingkat tinggi sistem desain panggung dengan menggunakan alat-alat seperti diagram alir sistem untuk dokumen mereka. Alternatif biasanya mengidentifikasi, pada hitam box tingkat, satu atau lebih program. 
HIPO adalah alat untuk perencanaan ataumendokumentasikanprogram.Teknik HIPO sering digunakan untukmerencanakan atau mendokumentasikan program,terstruktur. Berbagai  alat termasuk Pseude dan terstruktur Bahasa Inggris,  dapat digunakan untuk menggambarkan prosespada IPO grafik. Simbol flowcharting System kadang kadang digunakan untuk mengidentifikasi masukan fisik, output, dan perangkat penyimpanan pada grafik IPO.
F.       KONSEP
            Sebuah paket HIPO menyelesaikan memiliki dua bagian. Sebuah grafik hirarki digunakan untuk mewakili struktur top-down dari program. Untuk setiap modul digambarkan pada bagan hirarki, IPO (Input-Proses-Output) grafik digunakan untuk menggambarkan masukan untuk, output dari, dan proses yang dilakukan oleh modul.

G.        SOFTWARE
            Pada 1970-an dan awal 1980-an, HIPO dokumentasi yang biasanya disiapkan
dengan tangan menggunakan template. Beberapa produk CASE dan program charting
termasuk dukungan HIPO. Beberapa program bentuk generasi dapat digunakan
untuk menghasilkan bentuk HIPO. Contoh dalam bab ini disusun dengan menggunakan
Visio.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar